Beranda / Masyarakat Adat / Regenerasi Pejuang Masyarakat Adat, Rian Laurestabo Pimpin AMAN Bintauna

Regenerasi Pejuang Masyarakat Adat, Rian Laurestabo Pimpin AMAN Bintauna

rondor.id – Bintauna, Bolaang Mongondow Utara ||| Melalui proses Musyawarah Daerah (Musda),  Rian Hidayat Laurestabo terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pelaksana Harian (PH) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Bintauna periode 2026 s/d 2031. Dalam kegiatan ini juga terpilih Dewan AMAN Daerah (DAMANDA) yang terdiri dari Ketua: S. B. Datunsolang Wakil Ketua: W. H. Takahindagen Anggota: Apriyanto Hinur, Yanti Datunsolang, Risman Ishak sebagai bagian integral dari Pengurus Daerah (PD).

Adapun komunitas adat yang terlibat dalam musda ini adalah Kampungo Minanga dari Desa Bintauna Pantai, Kampungo Vintel dari Desa Bunia, Kampungo Pande dari Desa Pimpi, Kampungo Huntuo dari Desa Huntuk, Kampungo Parango dari Desa Padang Induk dan Padang Barat, Kampungo Voa’a dari Desa Talaga, Kampungo Uhanga dari Desa Kuhanga, Kampungo Rakango dari Desa Batulintik, dan Kampungo Vagulla dari Desa Bintauna.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Bintauna, Bolaang Mongondow Utara itu dibuka langsung oleh Kharisma Kurama sebagai PH Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Sulawesi Utara, 30/08/26. Dalam proses musyawarah, Pengurus Besar (PB), via zoom, dan Pengurus Wilayah (PW) AMAN ikut terlibat dalam pengarahan musyawarah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Diketahui bahwa musda ini merupakan rangkaian dari kegiatan Seminar dan Lokakarya dengan tema Urgensi Produk Hukum Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Bintauna, 29/08/26, yang dihadiri oleh Abdul Haris Bangko, S. H., M. M selaku Kepala Bagian (Kabag) Hukum Kabupaten Bolmut dan Ramlan Tinamonga, S. P mewakili DPRD Bolmut.

Bima Andre Datunsolang, Ketua PH demisioner periode 2021 – 2026, menyatakan rasa syukur dan bangga kepada seluruh pengurus lama karena telah menyelesaikan program akhir kepengurusan mereka lewat suksesnya Semiloka dan Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Daerah Bintauna. Dia juga berharap ke depan pengurus yang baru dapat melengkapi hal-hal yang belum sempat terealisasi serta dapat melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh pengurus sebelumnya.

“Kami sudah melakukan pembaharuan verifikasi keanggotaan komunitas masyarakat adat yang sebelumnya dari empat kemudian menjadi sepuluh kampungo, dan pemetaan wilayah adat di beberapa komunitas adat bersama PW AMAN Sulut. Kami berharap pengurus terpilih dapat menjaga dan melindungi hak-hak komunitas masyarakat adat di Bintauna. Kami juga berterima kasih kepada PW dan PB AMAN yang telah mempercayai kami dalam menjalankan tugas selama periode kepengurusan.”, tutup Sangadi dari Desa Pimpi itu.

Bima Andre Datunsolang

Ketua PH terpilih, Rian Hidayat Laurestabo, menyatakan bahwa pengurus baru memiliki tugas yang dimandatkan oleh musda terkait mendorong dan mengawal percepatan produk hukum pengakuan dan perlindungan masyarakat adat, merapihkan data base komunitas-komunitas adat, melakukan advokasi terhadap masyarakat adat menghadapi kebijakan pemerintah.

“Harapan saya AMAN bukan sekedar menjadi wadah berhimpun yang tidak punya daya tawar tapi dapat mengawal aspirasi masyarakat adat dan mengawal kebijakan terkait lahan, wilayah, dan hutan di Bintauna dan Sangkub dan juga wilayah Bolaang Mongodow Utara umumnya.”, tegasnya ketika diwawancara usai kegiatan.

Rian Hidayat Laurestabo

 

Penyerahan pataka AMAN kepada Ketua Pelaksana Harian dan Dewan AMAN Daerah Bintauna periode 2026 – 2031.

 

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *